DAYA TUTUR ILOKUSI DALAM PESAN WAISAK BE 2563/2019 “HATI BENAR & HATI KHAYAL” OLEH YM BHIKSU TADISA PARAMITA MAHASTHAVIRA

  • Danang Try Purnomo Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STABN Raden Wijaya Wonogiri
Keywords: tindak tutur, ilokusi, pesan Waisak

Abstract

Ketercapaian dalam melakukan interaksi sosial dipengaruhi oleh daya tutur yang dihasilkan partisipan. Tulisan ini mendeskripsikan daya tutur ilokusi yang terkandung dalam Pesan Waisak yang disampaikan oleh Bhiksu Tadisa Paramita Mahasthaira. Data tulisan ini diperoleh dari sumber kepustakaan, yakni majalah Harmoni edisi ke-38. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa tindak tutur asertif paling banyak digunakan dalam merealisasikan pesan Waisak tersebut. Selanjutnya, tindak tutur direktif dan deklaratif juga menjadi sarana untuk merealisasikan tujuan penutur. Sementara itu, tindak tutur ekspresif dan komisif tidak ditemukan. Perbedaan kuantitas penggunaan tindak tutur merepresentasikan fenomena alami dari peristiwa tutur sesuai dengan tujuan sosialnya.

Published
2019-06-27
DOI : https://doi.org/10.53565/pssa.v5i1.50