Analisis Makna Simbolisme Pada Ulos Bintang Maratur Dalam Acara Sukacita Adat Batak Toba
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Makna Simbolisme Pada Ulos Bintang Maratur Dalam Acara Sukacita Adat Batak Toba. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan tentang makna simbolisme pada ulos bintang maratur acara sukacita adat Batak Toba, maka peneliti menyimpulkan sebagai berikut: Ulos bintang maratur merupakan ulos yang dibuat oleh hasil karya tangan perempuan masyarakat Batak Toba yang dimana ulos bintang maratur ini diberikan pada saat acara sukacita khususnya acara tujuh bulanan (mambosuri) sesuai dengan namanya bintang maratur maka harapan yang terdapat dalam pemberian ulos tersebut maratur hon anak maratur hon boru, seperti jejeran bintang yang rapi dan bercahaya di atas langit agar doa dan harapan keluarga sama seperti nama bintang maratur tersebut memperoleh keteraturan hidup, keharmonisan, dan kesehatan serta semangat baru dalam berkeluarga.Melalui pendekatan analisis semiotika terhadap ulos bintang maratur dalam acara sukacita adat Batak Toba, dapat disimpulkan bahwa ulos bintang maratur memiliki makna simbolik yang sangat kuat dalam setiap motif-motif yang terdapat didalamnya dan spritual dalam masyarakat Batak Toba. Setiap pemberian ulos bintang maratur mengandung doa dan harapan yang disampaikan kepada si penerima ulos baik itu pada saat penyampaian harapan doa yang disampaikan oleh raja parhata sampai kepada proses mangulosi yang dilakukan oleh orang tua dari pihak istri (parboru) kepada boru dan helanya yang akan menjadi calon orang tua. Prespektif semiotika, ulos bintang maratur tidak hanya berfungsi sebagai benda tetapi juga berfungsi sebagai tanda yang mempresentasikan status sosial ibu yang hamil tujuh bulan anak pertama. Ulos bintang maratur digunakan pada saat acara sukacita khususnya acara mambosuri (tujuh bulanan) yang memperlihatkan bagaimana masyarakat Batak Toba menjaga dan melestarikan tentang bagaimana cara pelaksanaannya yang diwariskan secara turun temurun
DOI :
https://doi.org/10.53565/pssa.v9i1.2387












