Makna Tradisi Paninian Masyarakat Adat Dayak Meratus dan Relasinya Dengan Agama Buddha

  • Hanida Hanida STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI
  • Situ Asih STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI
  • Danang Try Purnomo STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI
Keywords: Makna, Tradisi Paninian, Dayak, Agama Buddha

Abstract

Paninian dalam masyarakat adat Dayak Meratus, mengetahui makna ritual Paninian yang dilaksanakan oleh masyarakat adat Dayak Meratus, dan mengetahui relasi ritual Paninian dengan agama Buddha. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Guntung Tarap Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru Kalimantan

Selatan.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode yang digunakan adalah studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data.

Hasil penelitian menunjukan, bahwa: tata cara pelaksanaan tradisi Paninian oleh masyarakat adat Dayak Meratus biasanya dilaksanakan setelah musim panen padi. Ritual Paninian diantaranya, yaitu memberikan sesaji (ubo rampe), membacakan mantra, dan memanjatkan doa sesuai harapan masing-masing pelaksana ritual.

Author Biography

Hanida Hanida, STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

 

 

Published
2023-08-02
How to Cite
Hanida, H., Asih, S., & Try Purnomo , D. (2023). Makna Tradisi Paninian Masyarakat Adat Dayak Meratus dan Relasinya Dengan Agama Buddha. PATISAMBHIDA : Jurnal Pemikiran Buddha Dan Filsafat Agama, 4(1), 36-49. https://doi.org/10.53565/patisambhida.v4i1.871
DOI : https://doi.org/10.53565/patisambhida.v4i1.871