ANALISIS KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP ATRAKSI, AMENITAS, DAN AKSESIBILITAS PADA AIR TERJUN TANCAK PANTI JEMBER

  • Tri Rafika Diyah Indartin Politeknik Negeri Jember
  • Salwa Bulqhis Cahyaning Kusuma Politeknik Negeri Jember
  • Adelia Alif Gita Anggraeni Politeknik Negeri Jember
  • Sahira Amelinda Adani Politeknik Negeri Jember
  • M. Syahir Akmal Politeknik Negeri Jember
  • Priyanto Nugroho Politeknik Negeri Jember
  • Hablana Rizka Politeknik Negeri Jember
Keywords: kepuasan wisatawan, atraksi wisata, amenitas, aksesibilitas, Air Terjun Tancak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan wisatawan terhadap atraksi, amenitas, dan aksesibilitas pada Air Terjun Tancak Panti Jember. Destinasi ini memiliki daya tarik alam berupa lanskap air terjun dan suasana hutan, namun masih menghadapi tantangan pada fasilitas pendukung dan akses menuju lokasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 108 responden, yaitu wisatawan yang sedang berada di lokasi maupun yang pernah mengunjungi Air Terjun Tancak minimal satu kali pada tahun 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria pengalaman kunjungan, kemampuan memberikan penilaian secara mandiri, dan kesediaan mengisi kuesioner. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan persentase kepuasan berdasarkan jawaban puas dan sangat puas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek atraksi memperoleh tingkat kepuasan tertinggi dengan rata-rata 86,7%, terutama pada indikator keindahan air terjun dan suasana alam yang masing-masing mencapai 90,7%. Sebaliknya, amenitas memperoleh rata-rata kepuasan terendah sebesar 41,3%, dengan area parkir, toilet, dan tempat sampah sebagai indikator paling kritis. Aksesibilitas berada pada kategori sedang dengan rata-rata 48,2%, terutama karena rendahnya kepuasan terhadap jalur trekking menuju air terjun dan jembatan. Temuan ini menunjukkan bahwa Air Terjun Tancak memiliki kekuatan utama pada atraksi alam, tetapi masih memerlukan peningkatan amenitas dan aksesibilitas untuk mendukung kenyamanan wisatawan.

Published
2026-07-01
DOI : https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2973