SENSORY MARKETING DALAM PENGUATAN WELLNESS DESTINATION BRANDING DI HORTUS MEDICUS TAWANGMANGU
Abstract
Hortus Medicus Tawangmangu merupakan destinasi wellness berbasis alam dan herbal di bawah naungan RSUP Dr. Sardjito, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan destination branding melalui pengalaman multisensoris. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penerapan sensory marketing, memahami perspektif wisatawan, serta menganalisis perannya dalam memperkuat wellness destination branding, studi kasus di Hortus Medicus Tawangmangu. Data diperoleh dengan mewawancarai informan pengelola destinasi. Metode netnografi juga digunakan dengan mengumpulkan 107 ulasan pada platform Google Maps, Tiktok Maps, dan Agoda. Observasi langsung juga dilakukan terhadap berbagai unit layanan wellness. Data selanjutnya dipetakan ke dalam berbagai tema yang berkembang melalui proses analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil yang diperoleh bahwa seluruh dimensi sensory marketing (visual, auditory, olfactory, gustatory, dan tactile) telah diterapkan dalam aktivitas wisata dan layanan yang tersedia. Dimensi visual, tactile, dan olfactory menjadi elemen paling dominan dalam membentuk pengalaman wisatawan serta memperkuat identitas, citra, dan loyalitas destinasi. Sementara itu, dimensi auditory dan gustatory masih memerlukan optimalisasi. Sensory marketing yang diterapkan di Hortus Medicus Tawangmangu memperkuat keterkaitan antara pengalaman wisatawan dan pembentukan wellness destination branding.
DOI :
https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2908













