MODEL COMMUNITY-BASED TOURISM DALAM PENGELOLAAN WISATA RELIGI: STUDI PARTISIPASI UMAT HINDU DI PURA AGUNG GIRI NATHA SEMARANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Community-Based Tourism (CBT) dalam pengelolaan destinasi wisata religi di Pura Agung Giri Natha Semarang, menganalisis pola partisipasi umat Hindu, implementasi prinsip-prinsip CBT, serta faktor pendukung dan penghambat partisipasi komunitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 5 informan dari lima kelompok: pengurus pura, tokoh adat Hindu, pelaku UMKM, ahli pariwisata, dan wisatawan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014) dengan tiga siklus koding yang menghasilkan 5 tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi umat Hindu berlangsung dalam tiga dimensi deliberatif, operasional, dan evaluatif yang berlandaskan filosofi ngayah dan Tri Hita Karana. Sistem Tri Mandala terbukti efektif memediasi tegangan antara fungsi sakral dan wisata. Harmoni lintas agama yang organik menjadi keunggulan komparatif destinasi yang sulit direplikasi. Hambatan utama adalah ketiadaan sistem pencatatan kunjungan, keterbatasan infrastruktur, dan kapasitas SDM digital. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan.
DOI :
https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v7i1.2709













