Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA
<p align="justify"><img src="/public/site/images/adminjurnal/pssa.jpg" width="1341" height="319">JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA MERUPAKAN JURNAL YANG MEMILIKI RUANG LINGKUP MENGENAI PENDIDIKAN SAINS, PENDIDIKAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN AGAMA YANG DI TERBITKAN OLEH SEKOLAH TINGGI AGAMA BUDDHA RADEN WIJAYA WONOGIRI. JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA TERBIT PERTAMA KALI PADA TAHUN 2015. JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA TERBIT DALAM 1 TAHUN 2 KALI. SETIAP TERBITAN BERISI 10 NASKAH, DENGAN PENULISAN SESUAI DENGAN PEDOMAN PENULISAN JURNAL ILMIAH.</p>STABN RADEN WIJAYA WONOGIRIen-USJurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama2460-1144Di Antara Dua Identitas: Proses Integrasi Keagamaan Komunitas Sikh dan Hindu di Tengah Status Pengakuan Agama di Medan
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA/article/view/3017
<p><em>This study examines the process of religious integration between the Sikh and Hindu communities in Medan within the context of differing religious recognition statuses in Indonesia. Both communities are part of the Indian diaspora and share close ethnic, cultural, and migratory backgrounds; however, they occupy different positions within the state's religious recognition system, where Hinduism is officially recognized while Sikhism has not received formal recognition. This places the Sikh community between two identities: maintaining their Sikh religious identity while navigating administrative systems that favor officially recognized religions. A qualitative approach was employed through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that religious integration is shaped by shared ethnic and cultural backgrounds, kinship ties, and social interactions across various communal and religious activities, where differences in recognition status influence integration patterns, while religious practices continue to preserve Sikh identity through traditions, worship, and the gurdwara as the center of religious activity.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>religious integration, Sikh community, Hindu, religious recognition status.</em></p>Danish ara SalsaIrwansyah Irwansyah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
2026-07-062026-07-0612111010.53565/pssa.v12i1.3017Pengaruh Minat Studi Lanjut Dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMA/SMK Di Kabupaten Jepara
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA/article/view/2142
<p>Prestasi belajar merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan siswa, yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal. Di Kabupaten Jepara, data menunjukkan adanya fluktuasi rata-rata nilai prestasi siswa beragama Buddha serta rendahnya persentase lulusan SMA/SMK yang melanjutkan pendidikan tinggi, yaitu kurang dari 30% setiap tahunnya. Kondisi tersebut mengisyaratkan keterkaitan antara minat studi lanjut, dukungan ekonomi keluarga, dan capaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh minat studi lanjut dan status sosial ekonomi orang tua terhadap prestasi belajar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi dengan jumlah responden 135 orang, terdiri atas 50 siswa SMA/SMK beragama Buddha, 50 orang tua, dan 35 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat studi lanjut berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar (t = 2,198; Sig. = 0,030 < 0,05), demikian pula status sosial ekonomi orang tua (t = 4,529; Sig. = 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar (F = 49,666; Sig. = 0,000 < 0,05) dengan nilai R Square sebesar 0,429, yang berarti 42,9% variasi prestasi belajar dipengaruhi oleh minat studi lanjut dan status sosial ekonomi orang tua.</p> <p>Kata Kunci: Minat Studi Lanjut; Status Sosial Ekonomi Orang Tua; Prestasi Belajar</p>Yoga_Supriyanto Sukarman
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
2026-07-062026-07-06121112010.53565/pssa.v12i1.2142EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA/article/view/2140
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keaktifan (57,5%) dan motivasi belajar siswa (58%) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Buddha di salah satu SMA swasta di Jakarta Utara, yang berada di bawah standar ideal (>65%). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PBL) yang menekankan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa melalui penerapan PBL pada kelas XII SMA Mahatma Gading tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan indikator keaktifan dan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keaktifan dan motivasi belajar siswa di setiap siklus. Persentase keaktifan meningkat dari 78% pada siklus I menjadi 93% pada siklus II, dengan peningkatan pada aspek disiplin, tanggung jawab, kerjasama, responsif, dan proaktif. Sementara itu, motivasi belajar siswa meningkat dari 76% menjadi 97%, ditunjukkan melalui peningkatan pada aspek ketekunan, kemandirian, minat terhadap tantangan, rasa percaya diri, dan semangat belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL) efektif dalam meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha.</p> <p> </p>Nani Linda
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
2026-07-062026-07-06121213410.53565/pssa.v12i1.2140Psychometric Evaluation of the Meaning in Life Questionnaire in Islamic Boarding Schools
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/PSSA/article/view/3030
<p><em>Meaning in life is an important psychological resource that contributes to adolescents’ well-being, academic engagement, and positive development. However, empirical evidence regarding the psychometric properties of the Meaning in Life Questionnaire (MLQ) among students in Islamic boarding schools (pondok pesantren) remains limited. This study aimed to examine the construct validity and reliability of the MLQ in the context of Islamic boarding school education in Indonesia. A quantitative methodological design was employed involving 125 students aged 14–17 years from several Islamic boarding schools in Banjarnegara Regency, Central Java, Indonesia. Data were analyzed using Confirmatory Factor Analysis (CFA) with LISREL 8.80. The findings revealed that only one indicator met the recommended criterion for convergent validity (λ = 0.51; t = 6.13), whereas most indicators demonstrated relatively low factor loadings, and two indicators exhibited negative and non-significant loadings. Despite these limitations, the overall measurement model demonstrated an acceptable level of fit (χ² = 45.22, p = .12, RMSEA = .049, GFI = .93, SRMR = .073). The findings suggest that the original MLQ does not fully capture the culturally embedded meaning of life among santri and requires further cultural adaptation and psychometric refinement</em></p>NOVI HIDAYATMuhammad jayyidDikut Affan Aryansyah
Copyright (c) 2026 Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
2026-07-132026-07-13121355010.53565/pssa.v12i1.3030