Peran Bubur Abang Dalam Tradisi Duwe Gawe (Pernikahan Dan Khitanan) Pada Masyarakat Desa Dukuh Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati
Abstract
Tradisi masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh yang masih yakin dengan warisan dari leluhur hingga saat ini masyarakat terus menjalankan tradisi Duwe Gawe (pernikahan dan khitan). Terdapat fenomena saat masyarakat menyelenggarakan tradisi Duwe Gawe, sebelum masyarakat menjalankan tradisi Duwe Gawe terdapat ritual selametan Bubur Abang karena masyarakat mempunyai harapan supaya pada saat menjalankan tradisi Duwe Gawe diberikan kelancaran.
Penelitian yang dilalukan di masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh menggunakan metode kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara (terstruktur dan tidak terstruktur), observasi, dan dokumentasi. Kemudian menggunakan teknik analisis pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data.
Dari tahapan-tahapan yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini, Bubur abang berperan penting untuk masyarakat Desa Ngablak Dusun Dukuh karena masyarakat saat menjalankan Duwe Gawe memiliki harapan supaya diberikan kelancaran, kesehatan, dan kesejahteraan.
References
Auliyah, D., & Sudrajat, A. ( 2022). Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora Bubur Merah Putih Sebagai Simbol Pemberian Nama Anak Dalam Perspektif Sosiologi Budaya Jurgen Habermas. Surabaya.
Aziz, Ahmad Zaenul. (2020). Tradisi Wetonan Di Desa Segaralangu Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap. Cilacap.
Bangun Dewantara Dan Berutu Lister (2019). Dari Praktik Khitan Pada Pria Non Muslim Di Kota Medan. Medan.
Bhikkhu Vidhurdhammabhorn. (2019). Kitap Suci Dhammapada. Jakarta Pusat: Yayasan Dhammadipa Arama
Creswell, John. (2014). Penelitian kualitatif & Desain Riset. Yogyakarta : Pustaka Belajar
Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Pusat Penelitian Sejarah Dan Budaya Proyek Penelitian Dan Pencatatan Kebudayaan Daerah. (1979). Adat Dan Upacara /Perkawinan Daerah Jawa Tengah. Jawa Tengah : Proyek Penelitian Dan Pencatatan Kebudayaan Daerah
Endraswara, S. (2006). Budi Pekerti Jawa:Tuntutan Luhur Budaya Adiluhung.Yogyakarta: Gelombang Pasang.
Geertz, Clifford. (1976). The Religion Of Jawa. London. The University Of Chicago Press, Ltd.
Geertz, Clifford. (2014). Agama Jawa: Abangan,Santri,Priyayi Dalam Kebudayaan Jawa. Depok : Komunitas Bambu
Huda, Miftahul. (2016). Bernegosiasi Dalam Tradisi Perkawinan Jawa.
Ihromi. T.O. (1996). Pokok-Pokok Antropologi Budaya. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Koentjaraningrat, (1994). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Koentjaraningrat, (1997). Metode-Metode Penelitian Masyarakat (Edisi Ketiga) (Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama)
Kistanto, N. H. (2017). Tentang Konsep Kebudayaan.
Lay, U Ko. (1986). Panduan Tripitaka Kitab Suci Agama Buddha. Klaten: Wisma Sambodhi
Marshafi, Saad. (1996). Khitan. Jakarta: Gema Insani Press.
Mulder, Niels. (1998).Mistisisme Di Jawa: Ideologi Di Indonesia. Amsterdam: Pers Pepin.
Moleong. Lexy. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Nasution, Dian. (2009). Pengetahuan Masyarakat Jawa Tentang Khitan Pada Anakperempuan. Yogyakarta: UNDIP.
Ningrum. (2017). Pengaruh Penggunaan Metode Berbasis Pemecahan Masalah (Problem Solving) Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas X Semester Genap Man 1 Metro. Lampung
Rich Nugraha Christianto Wisma. (2012). Nyalap-Nyaur: Model Tatakelola Pergelaran Wayang Jekdong Dalam Hajatan Tradisi Jawatimuran. In HUMANIORA Wisma Nugraha Christianto Rich-Nyalap-Nyaur VOLUME (Vol. 24, Issue Juni).
Pratama, B. A., Wahyuningsih, N. Pernikahan. (2018). Adat Jawa Di Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Klaten
Suryana, Adhitiya Dan Hendrastomo, Grendi. (2017). Pemaknaan Tradisi Nyumbang Dalam Pernikahan Di Masyarakat Desa Kalikebo, Trucuk, Klaten. Klaten
Subandi, Agus.(2018). Nilai Spiritual Tradisi Temu Manten Adat Jawa Dalam Perspektif Masyarakat Buddhis. Semarang
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuatitatif , Kualitatif, Dan R&D. Bandung : ALVABETA
Setiawati Debi. (2019). Slametan Dalam Spritualisme Orang Jawa Pada Masa Lalu Sampai Sekarang. Klaten
Sudarto, (2022). Makna Simbolik Dan Nilai-Nilai Buddhis Pada Tradisi Pemberian Nama Orang Jawa (Suatu Tinjauan Semiotik). Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, Tunahan.
Wulandari, D. A., Baehaqie I. (2020). Satuan Lingual Dalam Sesaji Malam Jumat Kliwon Di Kabupaten Pemalang (Kajian Etnolinguistik).
Zairoturaudloh, Sheila Dan Baehaqie Imam. (2022). Satuan Kebahasaan Sebagai Wujud Panyuwunan Pitulungan Dalam Tradisi Slametan Kapal Di Desa Margolinduk, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Demak.
DOI :
https://doi.org/10.53565/patisambhida.v5i1.1157









.png)
1.png)
