ANALISIS KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK PRE MARITAL SCREENING PENCEGAHAN STUNTING BAGI CALON PENGANTIN DI KOTA LANGSA

  • Billy Betha Nagara Universitas Sumatera Utara
  • Syafruddin Pohan Universitas Sumatera Utara
  • Meydita Simbolon Universitas Sumatera Utara
  • Maisyarah Universitas Sumatera Utara
Keywords: calon pengantin, komunikasi, pelayanan publik, pre marital screening

Abstract

Abstrak - Pre marital screening atau pemeriksaan kesehatan sebelum menikah menjadi hal yang wajib saat ini dilakukan oleh para calon pengantin sebagai upaya pencegahan stunting pada bayi. Program ini disandingkan dengan kegiatan pemberian bimbingan pra nikah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Langsa. Tujuan penelitian untuk menganalisis dan mengevaluasi proses komunikasi dan kualitas pelayanan publik berdasarkan lima indikator yaitu tangible, realibility, responsiveness, assurance dan emphaty dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara dan pengamatan langsung peneliti. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kelima indikator sudah dilakukan dengan baik dan penuh persiapan. Pemerintah Kota Langsa bersinergi dengan berbagai lembaga dan kementerian seperti KUA, BNN, Puskesmas dan BKKBN untuk memberikan edukasi seputar kehidupan pernikahan dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas. Proses komunikasi antara petugas dan calon pengantin berjalan efektif. Adanya media Aplikasi Elsimil membantu petugas dan calon pengantin dalam menyampaikan informasi, merekam dan menganalisis data kesehatan calon pengantin sebagai upaya mencegah stunting pada bayi yang akan dilahirkan.

 

 

Kata Kunci : Pre marital screening, komunikasi, pelayanan publik, calon pengantin

 

 

Abstract - Pre marital screening or medical examination before marriage is now mandatory for prospective brides as an effort to prevent stunting in infants. This program is combined with activities to provide pre-marital guidance carried out by the Langsa City Government. The purpose of the study was to analyze and evaluate the communication process and the quality of public services based on five indicators, namely tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy by using qualitative research methods through interviews and direct observation of researchers. The results of the study reveal that the five indicators have been carried out well and fully prepared. The Langsa City Government synergizes with various institutions and ministries such as KUA, BNN, Puskesmas and BKKBN to provide education about married life and health checks by officers. The communication process between officers and brides-to-be is effective. The existence of the Elsimil Application media helps officers and brides-to-be in conveying information, recording and analyzing the health data of prospective brides as an effort to prevent stunting in babies who will be born.

 

Keywords: Pre marital screening, communication, public service, bride-to-be

 

Published
2024-03-31
How to Cite
Nagara, B. B., Pohan, S., Simbolon, M., & Maisyarah. (2024). ANALISIS KOMUNIKASI PELAYANAN PUBLIK PRE MARITAL SCREENING PENCEGAHAN STUNTING BAGI CALON PENGANTIN DI KOTA LANGSA. NIVEDANA : Jurnal Komunikasi Dan Bahasa, 5(1), 103-112. https://doi.org/10.53565/nivedana.v5i1.962
DOI : https://doi.org/10.53565/nivedana.v5i1.962