KOMUNIKASI PERSUASIF AKUN MEDIA SOSIAL TASTE OF TRUTH DALAM PEMBABARAN DHARMA SECARA DARING DI ERA PANDEMI

  • Rakay Indramayapanna Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Sriwijaya Tangerang Banten
Keywords: Komunikasi Persuasif, Media Sosial, Pembabaran Dharma

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi persuasif akun media sosial Taste of Truth dalam pembabaran Dharma secara daring di era pandemi. Tipe penelitian ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teori yang digunakan meliputi kajian pilar komunikasi persuasif, serta teori resepsi yang dikembangkan oleh Stuart Hall (1973) terkait dominant hegemonic position, negotiated position, dan opositional position. Hasil dari penelitian ini yakni; (1) akun media sosial Taste of Truth merupakan filosofi makna dari citarasa akan kebenaran sebagai salah satu sifat Dhamma yang berisikan konten mengenai nilai-nilai kebenaran berlandaskan Buddha Dhamma; (2) sebagai sarana mewartakan Dhamma secara kekinian di era industri new media; (3) adanya pergeseran atau perubahan produksi konten audio visual dalam bentuk video pendek, pesan atau quotes singkat, menjadi konten Podcast Buddhis yang bertema mindfullness; (4) Podcast Buddhist Mindfullness menjadi program unggulan yang dimiliki di mana tema ini menjadi krusial dan amat dibutuhkan oleh masyarakat Buddhis untuk menjaga ketenangan batin di balik ancaman akan kesehatan dan kematian sebagai akibat dari pandemi; dan (5) Pilar komunikasi persuasif diterapkan dengan baik melalui konten Podcast Buddhist Mindfullness sehingga hasil resepsi dari audiens berada pada posisi dominant hegemonic artinya audiens menerima dengan baik pesan-pesan yang disampaikan oleh akun media sosial Taste of Truth.

Published
2023-08-09
DOI : https://doi.org/10.53565/nivedana.v4i1.694