PENERAPAN KERANGKA POACE DALAM INSTRUKSI KERJA PENGELOLAAN KONTEN INSTAGRAM: STUDI KASUS BUKA PROJECT

  • Salman Salman Adhyaksa IPB University
  • Bayu Suriaatmaja Suwanda IPB University
Keywords: Instruksi Kerja, Konten Digital, Manajemen Media Sosial, POACE

Abstract

Pertumbuhan media digital mendorong organisasi kreatif untuk mengembangkan sistem pengelolaan konten yang lebih terstruktur, terukur, dan responsif terhadap perubahan perilaku audiens. Dalam konteks persaingan yang semakin ketat, strategi pengelolaan konten tidak dapat lagi mengandalkan intuisi semata, tetapi membutuhkan instruksi kerja yang lebih jelas dan terarah agar setiap tahap produksi berjalan efektif serta sesuai dengan tujuan komunikasi yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kerangka POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluating) dalam instruksi kerja Social Media Officer (SMO) di Buka Project, sebuah agensi kreatif yang berfokus pada produksi konten digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara informal dengan beberapa anggota tim, dan analisis dokumen yang dikumpulkan selama empat bulan masa magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POACE membantu meningkatkan kualitas konten melalui standarisasi alur kerja, memperkuat koordinasi antardivisi, dan memastikan konsistensi gaya visual maupun frekuensi unggahan. Selain itu, instruksi kerja berbasis POACE mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam situasi produksi yang dinamis serta menuntut adaptasi. Proses evaluasi bulanan menghasilkan siklus pembelajaran berkelanjutan yang memungkinkan peningkatan strategi konten secara terus-menerus. Temuan ini memperluas pemahaman mengenai implementasi POACE dalam industri kreatif yang membutuhkan fleksibilitas tinggi, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan manajemen konten media sosial pada berbagai agensi digital.

References

Danuri, M. (2019). Perkembangan dan transformasi teknologi digital. Jurnal Ilmiah INFOKAM, 15(2), 116–123. https://doi.org/10.53845/infokam.v15i2.178

Mahmudah, S. M., & Rahayu, M. (2020). Pengelolaan konten media sosial korporat pada Instagram sebuah pusat perbelanjaan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.33366/jkn.v2i1.39

Puteri, S. F. S. (2025). Pengembangan konten Instagram Stechoq Academy sebagai media promosi. BARIK, 7(1), 16–27. https://doi.org/10.26740/jdkv.v7i1.65833

Sabarguna, B. S. (2018). Management functions of information system components as an integration model. Management of Information Systems, 10, 3–43. https://doi.org/10.5772/intechopen.79295

Sabyla, F. A., & Hadiyanto, H. (2025). Strategi perencanaan konten dalam manajemen media sosial Instagram klien @bikinwebsite.co di PT Lopokopi Digital Shankara. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media, 14(2), 72–77. https://doi.org/10.35457/translitera.v14i2.4499

Susanto, A. (2022). Penerapan prinsip POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controlling, Evaluation) dalam pemberdayaan masyarakat. INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah, 4(2), 293–312.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yovinus, Y. (2018). Peran komunikasi publik media sosial dalam implementasi kebijakan keterbukaan informasi publik di Kota Bandung. Jurnal Academia Praja, 1(01), 185–211. https://doi.org/10.36859/jap.v1i01.47

Published
2026-05-26
How to Cite
Salman Adhyaksa, S., & Suriaatmaja Suwanda, B. (2026). PENERAPAN KERANGKA POACE DALAM INSTRUKSI KERJA PENGELOLAAN KONTEN INSTAGRAM: STUDI KASUS BUKA PROJECT. NIVEDANA : Jurnal Komunikasi Dan Bahasa, 7(2), 523-531. https://doi.org/10.53565/nivedana.v7i2.2329
DOI : https://doi.org/10.53565/nivedana.v7i2.2329