Self Disclosure Anak dengan Keluarga Multireligi dalam Pembentukan Identitas Diri (Studi Fenomenologi Generasi Z)

  • Nova Arliza Paramitha UPN 'Veteran' Jawa Timur
  • Yuli Candrasari UPN 'Veteran' Jawa Timur
Keywords: Komunikasi Interpersonal, Self Disclosure, Identitas Diri

Abstract

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang yang kemudian didalamya terdapat unsur pengungkapan diri (Self Disclosure). Salah satu fenomena adalah self disclosure anak dengan latar belakang keluarga multireligi dalam pembentukan identitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar anak yang memiliki keluarga multireligi dalam membentuk identitas dirinya secara general termasuk agama yang dianut, menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi guna memahami subjektivitas informan yang merupakan generasi Z. Objek penelitian adalah self disclosure yang dilakukan anak sedangkan subjek penelitian adalah anak yang memiliki latar belakang keluarga multireligi dan tergolong dalam generasi Z. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tujuh informan dan beberapa informan tambahan (orang tua dan teman dekat). Penelitian akan difokuskan guna mengetahui unsur dari teori Johari Window meliputi open area, blind area, hidden area, dan unknown area. Hasilnya, pola komunikasi orang tua yang dilakukan secara demokratis dan suportif akan memperluas open area, sebaliknya jika tidak kesulitan dalam mengungkap identitas dirinya baik di lingkungan keluarga maupun sosial yang memperluas blind area, hidden area, bahkan unknown area.

 

Kata-kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Self Disclosure, Identitas Diri

References

Apriyanti, E., Sari, S., & Dianthi, M. H. (2024). Self Disclosure Pada Komunikasi Generasi Z. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 11(1), 417–426. https://doi.org/10.37676/professional.v11i1.6386
Nolanda, S., Lestari, D., Alfi, N., Furau’ki, F., & Nurrahmawati, D. (2021). Perilaku Self Disclosure Mahasiswa Kota Bandung Melalui Instagram Bandung Student’S Self Disclosure Behavior Through on Instagram. Jurnal Spektrum Komunikasi, 9(1), 66–77.
PRAWESTY.S, V. D. (2023). POLA KOMUNIKASI PEMBINA AGAMA DALAM MENINGKATKAN IBADAH DI LAPAS NARKOTIKA WAY HUI BANDAR LAMPUNG.
Priskila, D., Widiasavitri, P. N., & Widiasavitri, P. N. (2020). Gambaran pencarian identitas agama remaja dengan orang tua beda agama di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1), 91. https://doi.org/10.24843/jpu.2020.v07.i01.p10
Rafi, H., & Lestari, S. B. (2017). Pola Komunikasi Keluarga Beda Agama Dalam Membangun Keharmonisan ( Studi Kasus Keluarga Beda Agama di Getasan , Semarang ). Interaksi Online, 6(1), 1–7.
Sabila, Z., Abidin, Z., & Ana, F. P. (2023). Make Up Dan Identitas: Konstruksi Identitas Diri Pengguna Make Up Korea (Studi Fenomenologi Remaja Akhir di Cikarang Barat). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(9), 431–437. https://doi.org/10.5281/zenodo.7968730
Published
2026-01-19
How to Cite
Paramitha, N. A., & Candrasari, Y. (2026). Self Disclosure Anak dengan Keluarga Multireligi dalam Pembentukan Identitas Diri (Studi Fenomenologi Generasi Z). NIVEDANA : Jurnal Komunikasi Dan Bahasa, 6(4), 1047-1057. https://doi.org/10.53565/nivedana.v6i4.1945
DOI : https://doi.org/10.53565/nivedana.v6i4.1945