Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA
<p align="justify"><img src="/public/site/images/adminjurnal/Header_Bahusacca.jpg"></p> <p align="justify">BAHUSACCA is a journal managed by the PGSD study program, which has the scope of basic education and educational management which is the result of research and scientific studies of researchers/lecturers/practitioners in the scope of basic education and educational management. BAHUSACCA is published regularly twice a year, namely every September and December with an average number of articles of 6 articles per edition. has e-isssn 2746-3397</p> <p> </p>STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAHen-USPendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan2746-3397Pengaruh Efektivitas Layanan Bimbingan Karir terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK Negeri 1 Batik Surakarta
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2310
<p><em>Students of vocational high schools (SMK) are targeted to obtain employment after completing three years of formal education. Within this period, proper preparation is considered sufficient as a foundation for entering the workforce. Of course, this does not escape the attention of teachers, especially in counseling guidance that focuses on career guidance for students’ future. Therefore, this quantitative study was conducted to determine how influential career guidance is on students’ work readiness, using a sample of 80 eleventh-grade students of SMK Negeri 1 Batik Surakarta.</em></p> <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p>Siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) ditargetkan dapat memperoleh pekerjaan setelah menempuh pendidikan formal selama tiga tahun. Dengan periode tersebut, persiapan yang matang sangat cukup untuk bekal di dunia kerja. Tentu hal ini tidak luput dari atensi guru terlebih pada bimbingan konseling yang bertemakan bimbingan karir siswa di masa depan. Dengan itu, penelitian dengan metode kuantitatif ini dilakukan untuk mengetahui seberapa berpengaruhnya bimbingan karir siswa pada kesiapan kerja dengan sampel 80 murid kelas XI SMK Negeri 1 Batik Surakarta.</p>Zerlinda Aliyyah SofieAnida Hanif Nurfitri
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-272026-06-27711910.53565/bahusacca.v7i1.2310Perencanaan Pembelajaran SDN 4 Getas
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/1522
<p>Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SDN 4 Getas, khususnya pada materi “Menyimak cerpen”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru, serta analisis dokumen modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang digunakan memiliki beberapa keunggulan seperti kesesuaian dalam kurikulum merdeka, penyajian materi yang menarik dan interaktif, penggunaan media pembelajaran yang beragam dan adanya evaluasi dan refleksi. Strategi pembelajaran. Hasil pembelajaran yang diterapkan dalam modul ajar.kelemahan dan kekurangan dalam penelitian. </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: <em>Modul ajar, Wawancara</em> </p>Quina JeoadaDwiyono Putranto
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-272026-06-2771101310.53565/bahusacca.v7i1.1522Literasi Numerasi di SMPN 2 Mataram: Peran Kurikulum dan Perpustakaan Dalam Membentuk Habitus Belajar Siswa
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2321
<p>Literasi dan numerasi adalah keterampilan dasar untuk keberhasilan akademik dan sosial. Namun, rendahnya capaian LN siswa Indonesia, menggarisbawahi urgensi intervensi program terstruktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program LN di Sekolah Menengah Pertama (SMP), dengan fokus pada peran kolaboratif antara Kurikulum sebagai perancang dan Perpustakaan sebagai penyedia <em>Cultural Capital</em> dalam memengaruhi <em>Habitus</em> belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologis di SMP Negeri 2 Mataram. Kerangka analisis didasarkan pada Teori Habitus Pierre Bourdieu. Data primer diperoleh melalui Wawancara Mendalam, Observasi Langsung, dan Dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (Reduksi, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan adanya kontradiksi: Pihak Kurikulum telah berhasil menciptakan kebijakan dengan program terstruktur dan konsisten, namun <em>Habitus</em> membaca siswa gagal dipertahankan. Kegagalan <em>Habitus</em> ini diperparah oleh kendala struktural yaitu kekurangan koleksi buku baru selama lima tahun terakhir. Analisis mengungkapkan bahwa meskipun program Kurikulum berhasil menciptakan program pembiasaan yang kuat, kegagalan Perpustakaan dalam memperbaharui dan mengelola <em>Cultural Capital</em> menghambat upaya tersebut bertransisi menjadi <em>Habitus</em> belajar yang berkelanjutan.</p>Al QadriDatira Hikma Zahra YustitaMohammad Mustari
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871142010.53565/bahusacca.v7i1.2321Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Literasi Siswa Kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2622
<p>Literasi membaca merupakan kemampuan dasar yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran siswa sekolah dasar, khususnya pada jenjang kelas rendah. Pada kelas III, kemampuan literasi menjadi fondasi utama dalam memahami berbagai materi pembelajaran lintas mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan literasi membaca siswa kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa kelas III, guru kelas, serta pihak pendukung pembelajaran. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan literasi membaca siswa dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya minat baca siswa, keterbatasan kemampuan membaca. Sementara itu, faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga yang belum membiasakan kegiatan membaca di rumah, keterbatasan sarana dan prasarana literasi di sekolah, serta metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional dan kurang bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan literasi siswa tidak hanya disebabkan oleh kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan lingkungan belajar. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem literasi yang lebih optimal dan berkelanjutan.</p>Vallin Veby VirnandaRatna Setyaningsih
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871213210.53565/bahusacca.v7i1.2622Manajemen Sarana dan Prasarana di SMPN 2 Mataram
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2353
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen sarana dan prasarana di SMPN 2 Mataram, khususnya pada aspek pemeliharaan fasilitas dan strategi sekolah dalam mengatasi keterbatasan anggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap pihak sekolah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMPN 2 Mataram telah memiliki sistem pemeliharaan sarana dan prasarana yang terstruktur, terjadwal, dan mengacu pada prosedur operasional standar (SOP) internal sekolah. Pemeliharaan dilakukan secara berkala melalui tahapan pendataan, pengajuan anggaran, hingga pelaksanaan perbaikan. Dalam menghadapi keterbatasan anggaran, sekolah menerapkan strategi kolaboratif melalui kerja sama dengan komite sekolah, wali murid, serta pengajuan bantuan ke Dinas Pendidikan untuk pemeliharaan sarana berskala besar. Dengan manajemen yang terencana dan kolaboratif, sarana dan prasarana di SMPN 2 Mataram dapat tetap terjaga fungsinya dalam menunjang proses pembelajaran.</p>Bayu Dwi AndhikaDewi Rifqah ParahitaMohammad Mustari
Copyright (c) 2025 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871344010.53565/bahusacca.v6i2.2353Analisis Penggunaan Media Cerita Gambar dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2613
<p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Rendahnya minat baca pada siswa kelas rendah menjadi salah satu tantangan utama dalam pembelajaran membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media cerita gambar dalam meningkatkan minat baca siswa kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas III dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita gambar memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Siswa menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi terhadap aktivitas membaca, terlihat dari meningkatnya perhatian, dan antusiasme siswa selama pembelajaran berlangsung. Media cerita gambar membantu siswa memahami isi bacaan dengan lebih mudah karena didukung oleh visual yang menarik. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih berani mengemukakan pendapat serta terlibat aktif dalam diskusi bacaan. Penggunaan media cerita gambar juga mendorong siswa untuk mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi, yang berdampak pada meningkatnya pemahaman dan ketertarikan terhadap kegiatan membaca. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media cerita gambar dapat dijadikan alternatif media pembelajaran literasi yang efektif untuk meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah.</p>nazal nazal aqsa rachma yudhaRatna Setyaningsih
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871415110.53565/bahusacca.v7i1.2613Implementasi Sistem dan Pendekatan Pembiayaan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Modern Nurul Ikhlas
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2866
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sistem pembiayaan dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan Islam di lembaga pesantren. Kompleksitas kebutuhan pendidikan modern menuntut lembaga pendidikan Islam untuk memiliki sistem pembiayaan yang efektif, transparan, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem dan pendekatan pembiayaan pendidikan Islam di Pondok Pesantren Modern Nurul Ikhlas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren menerapkan sistem pembiayaan berbasis mixed financing dengan mengintegrasikan berbagai sumber dana, yaitu bantuan pemerintah, kontribusi orang tua santri, filantropi Islam, usaha ekonomi pesantren, serta dukungan alumni dan donatur. Pengelolaan pembiayaan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi secara sistematis berdasarkan prinsip amanah, keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Pendekatan pembiayaan yang diterapkan meliputi pendekatan kultural melalui partisipasi masyarakat, pendekatan modern-integratif melalui sistem manajemen keuangan profesional, pendekatan filosofis melalui optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta pendekatan model pembiayaan melalui pengembangan unit usaha pesantren. Implementasi model pembiayaan tersebut berkontribusi terhadap penguatan kemandirian ekonomi pesantren dan peningkatan kualitas layanan pendidikan Islam. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya diversifikasi sumber pembiayaan sebagai strategi keberlanjutan lembaga pendidikan Islam.</p>Indriani Gusti ArizonaHamdi Abdul Karim
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871525810.53565/bahusacca.v7i1.2866Penerapan Meditasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII Sekolah Darma Yudha Pekanbaru
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2988
<p>Penelitian bertujuan meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar 30 siswa kelas VII SMP Darma Yudha Pekanbaru melalui meditasi. Desain Penelitian Tindakan Kelas, dua siklus (Kemmis-McTaggart). Data: observasi konsentrasi, tes, catatan lapangan. Meditasi 5 menit sebelum pembelajaran dilaksanakan secara sistematis. Temuan: keterlibatan aktif meningkat, distraksi menurun, respons pertanyaan lebih cepat; nilai rata-rata 72,00 naik signifikan menjadi 82,00. Meditasi terbukti efektif, murah, dan mudah diterapkan untuk optimalisasi kognitif siswa SMP.</p>TABAH WISNU WIBOWOLauw AcepMettadewi Wong
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871596510.53565/bahusacca.v7i1.2988Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Pañha-Vyakarana dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Murid Agama Buddha
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2680
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran berbasis <em>Pañha-Vyakarana</em> dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis murid Agama Buddha di SMA Mutiara Harapan Pangkalan Kerinci. Fokus penelitian diarahkan pada sintaks implementasi model, efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta kendala praktis yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, tes kemampuan berpikir kritis, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi <em>Pañha-Vyakarana</em> berlangsung melalui penyajian studi kasus berbasis nilai-nilai Dhamma, identifikasi jenis pertanyaan, pemilahan bentuk jawaban, dialog argumentatif, dan refleksi akhir. Penerapan model ini berhasil menggeser kultur belajar murid dari pasif-reseptif menjadi aktif-dialektis. Temuan lain menunjukkan adanya peningkatan pada indikator berpikir kritis, terutama kemampuan analisis dan evaluasi, khususnya ketika murid diminta membedakan fakta empiris dari asumsi yang tidak berdasar. Keberhasilan implementasi model sangat dipengaruhi oleh peran guru sebagai fasilitator dialog intelektual, meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu, adaptasi murid terhadap pola belajar dialogis, dan tingginya tuntutan kompetensi pedagogis guru. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian pedagogi Buddhis dengan mentransformasikan <em>Pañha-Vyakarana</em> menjadi sintaks pembelajaran kontemporer, sedangkan secara praktis penelitian ini menawarkan rujukan operasional bagi guru Pendidikan Agama Buddha untuk mengembangkan pembelajaran yang kritis, reflektif, dan kontekstual.</p>Rama
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-282026-06-2871667610.53565/bahusacca.v7i1.2680Pemanfaatan Media Digital Mendorong Keberanian Berpartisipasi Peserta Didik Dalam IPAS Kelas IV SD Negeri 1 Purworejo
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2961
<p><em>Digital Media, Student Participation, Courage, Science, Elementary School</em></p>Erni TaniaWalyonoTaufiq Nur Efendi
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-2971779010.53565/bahusacca.v7i1.2961Analisis Landasan Pengembangan Dan Inovasi Kurikulum Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Modern
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2872
<p>Pengembangan kurikulum merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas pendidikan, termasuk dalam pendidikan Islam. Kurikulum pendidikan Islam harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis landasan pengembangan dan inovasi kurikulum pendidikan Islam yang meliputi landasan filosofis, psikologis, sosiologis, religius, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan <em>(library research</em>) dengan menganalisis berbagai buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan Islam harus didasarkan pada nilai-nilai tauhid, perkembangan peserta didik, kebutuhan masyarakat, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Inovasi kurikulum menjadi sangat penting agar pendidikan Islam mampu menghasilkan peserta didik yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum pendidikan Islam perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan berbagai landasan teoritis dan praktis agar mampu menjawab tantangan pendidikan di era globalisasi.</p>Indriani Gusti ArizonaIswantir M
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-2971919710.53565/bahusacca.v7i1.2872Media Buku Cerita Berbasis Artificial Intelligence Untuk Kemampuan Mengenal Angka 1-10 Pada Anak Usia Dini
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2614
<p> </p> <p>Kemampuan mengenal angka merupakan salah satu aspek perkembangan kognitif yang penting. Penguasaan konsep angka berperan sebagai dasar keterampilan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media buku cerita berbasis <em>Artificial Intelligence</em> terhadap kemampuan mengenal angka 1-10 pada anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi 14.25.15 Rogodono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>eksperimen desain one group pre-test post-test</em>. Subyek pada penelitian ini adalah anak TK Pertiwi 14.25.15 Rogodono dengan usia 4-5 tahun yang berjumlah 30 anak yaitu 14 laki-laki dan 16 perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data tentang kemampuan mengenal angka menggunakan analisis <em>Sample T test</em>. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun meningkat setelah diberikan perlakuan. Pengenalan angka dilakukan dengan menggunakan media buku cerita berbasis <em>Artificial Intelligence (AI</em>) mampu memberikan pengaruh terhadap kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi 14.25.15 Rogodono. Kemampuan mengenal angka pada <em>pre-test</em> menunjukan bahwa kemampuan mengenal angka cenderung rendah. Selanjutnya anak diberikan treatment, kemudian anak diberi perlakukan yang sama. Hasil <em>post-test</em> menunjukan pengaruh terhadap kemampuan mengenal angka pada anak yakni pada sig (2 tailed) 0.000. Hal ini menunjukan bahwa adanya perbedaan yang signifikan media buku cerita berbasis <em>AI</em> terhadap kemampuan mengenal angka pada anak usia 4-5 tahun.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Kemampuan mengenal angka, <em>Artificial Intelligence</em>, anak usia 4-5</p>Endang IriantiLuthfi Aji Ramdani
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-29719810510.53565/bahusacca.v7i1.2614Perencanaan Pembelajaran SDN 4 Bulukerto
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/1514
<p>Artikel ini menyajikan wawancara dengan Bapak Winano S.Pd, seorang guru SD di Bulukerto, Wonogiri.<br>Artikel ini membahas tentang Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mata pelajaran Bahasa Indonesia,<br>modul ajar, dan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Bapak Winano menekankan pentingnya<br>RPP yang terstruktur dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka Belajar, serta pnggunaan modul ajar yang<br>interaktif dan menarik untuk siswa. Selain itu, beliau memanfaatkan berbagai media pembelajaran inovatif,<br>baik berbasis teknologi maupun non-teknologi, untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Meskipun<br>menghadapi tantangan seperti keterbatasan sarana dan prasarana, Bapak Winano berusaha mengatasi hal<br>tersebut dengan kreativitas dan kolaborasi dengan rekan-rekan guru. Artikel ini bertujuan untuk memberikan<br>wawasan tentang strategi yang dapat diterapkan oleh guru dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan<br>menyenangkan.<br>Kata kunci: RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Modul Ajar, Media Pembelajaran</p>Putri MardyandariDwiyono Putranto
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-297110611010.53565/bahusacca.v7i1.1514Supervisi Pendidikan Humanis: Solusi Strategis dalam Mengembangkan Kompetensi Guru
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2637
<p>Teacher professionalism remains a major challenge in improving educational quality, particularly regarding inadequate teaching administration, low self-development initiative, and the perception of supervision as merely administrative control. This study aims to analyze the implementation of humanistic educational supervision as a strategic solution to enhance teachers’ competencies. A qualitative descriptive approach was employed, using oral interviews and direct observations to collect data. The data were analyzed through reduction, categorization, and thematic interpretation.</p> <p>The findings reveal that many teachers rarely prepare teaching documents independently, often copy administrative materials, and only complete tasks when sudden inspections occur. Professional development tends to be financially driven rather than quality-oriented, resulting in low participation in workshops and school programs. Task responsibility and assessment preparation are also poorly executed. These conditions indicate that traditional inspection-based supervision fails to improve teacher performance. Conversely, humanistic supervision emphasizing mentoring, reflective dialogue, and collaborative guidance fosters greater responsibility, intrinsic motivation, and continuous professional growth. Therefore, transforming supervision from a controlling mechanism into supportive coaching is essential for sustainable teacher competence </p>Riabudiastuti AstutiYari DwikurnaningsihHerry Sanoto
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-297111111710.53565/bahusacca.v7i1.2637Survei Kondisi Fisik Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli SDN 1 Lancar Kec. Wadaslintang Kab. Wonosobo
https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/BAHUSACCA/article/view/2971
<p>Penelitian ini didasarkan pada pentingnya komponen kondisi fisik yang prima sebagai fondasi utama dalam menunjang performa optimal dan prestasi atlet bolavoli, khususnya pada siswa ekstrakurikuler bola voli SDN 1 Lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan profil kondisi fisik siswa ekstrakurikuler bola voli SDN 1 Lancar secara objektif.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler bola voli SDN 1 Lancar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan <em>total sampling</em> sebanyak 8 siswa. Instrumen tes yang digunakan untuk mengukur komponen kondisi fisik meliputi: Antropometri, Daya tahan (<em>aerobic endurance</em>) menggunakan <em>Pacer Test</em>, Kekuatan (<em>Strength)</em> menggunakan <em>sit up</em>, dan Daya ledak otot tungkai (<em>power</em>) menggunakan <em>Standing Broad Jump</em> / <em>Vertical Jump</em>.</p> <p>Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dengan persentase untuk mengategorikan tingkat kondisi fisik ke dalam beberapa kategori: Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang, dan Sangat Kurang.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kondisi fisik siswa ekstrakurikuler bola voli SDN 1 Lancar secara umum berada pada kategori dengan rincian: kategori baik berjumlah 4 siswa, kategori sedang berjumlah 3 siswa, kategori kurang sebanyak 1 siswa. Berdasarkan komponen yang diuji, aspek kekuatan memiliki rerata tertinggi, sedangkan aspek daya tahan masih memerlukan peningkatan yang signifikan melalui program latihan yang lebih terstruktur.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Survei, Kondisi Fisik, Bolavoli, Ekstrakurikuler, SDN 1 Lancar.</em></p>Khotibul UmamJaka Sayidina AliMokhamad ParmadiTiti SuwarniFauzi Al Muhtad
Copyright (c) 2026 Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan
2026-06-292026-06-297111812410.53565/bahusacca.v7i1.2971