MANAJEMEN DESA WISATA PEKUNDEN DALAM RANGKA MENINGKATKAN PADes (STUDI KASUS DI KAMPOENG NOPIA MINO)

  • Anisa Wulandari Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Atik Indriana Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Salsanadhifa Elita P. Budiyanto Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
  • Putri Sofwatul Laeli Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto
Keywords: management, tourist village, kampoeng nopia mino, original village revenue

Abstract

Bahasa Indonesia: Saat ini, pengembangan desa wisata menjadi upaya utama desa-desa di Indonesia untuk meningkatkan pendapatan asli daerahnya. Salah satu desa wisata di Kabupaten Banyumas yang telah mendapat pengakuan nasional adalah Desa Wisata Pekunden. Desa ini memiliki berbagai daya tarik, salah satunya adalah Kampoeng Nopia Mino, daya tarik unggulannya. Kekuatan daya tarik ini disebabkan oleh proses manajemen yang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami proses manajemen Kampoeng Nopia Mino dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di Desa Pekunden. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan interpretasi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Kampoeng Nopia Mino sebagai daya tarik di Desa Wisata Pekunden adalah sebagai berikut. (1) Proses perencanaan dijalankan dengan baik, meskipun belum optimal. (2) Memiliki struktur organisasi yang jelas, dengan penerapan model hexahelix. (3) Kegiatan manajemen berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang ditetapkan. (4) Proses pengawasan melibatkan masyarakat melalui pertemuan rutin untuk mengevaluasi manajemen. Keberadaan Kampoeng Nopia Mino diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi kelompok kerja lain di Desa Wisata Pekunden, sekaligus mendorong upaya optimal dalam pengelolaannya untuk mewujudkan visi jangka panjang.

Published
2025-12-31
DOI : https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v6i2.2214