SENTUHAN NILAI NILAI CULTURAL TIONGHOA PADA SEMANGKUK TIMLO SOLO
Abstract
Tujuan dari penulisan artukel ini ialah untuk mengulas sentuhan nilai nilai Cultural Tionghoa pada menu Timlo Solo. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan analisis deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasil dari artikel ini nilai keotentikan Tionghoa di dalam menu Timlo ini ialah di bahan bahan dasarnya seperti bunga sedap malam kering, telur pindang, soun, jamur kuping kering yang memang memiliki nilai nilai simbolis pada budaya Tionghoa seperti halnya energi positif baik itu kesehatan dan juga kemakmuran. Sementara itu, Timlo sendiri juga terinspirasi dengan sup, di mana sup ini juga merupakan salah satu identitas Tionghoa khususnya mengingatkan pada menu olahan sup yang ada di Shandong yang dipadukan dengan sup Guangdong/Canton yang memang memiliki citra rasa rempah yang kuat dan selalu menggunakan bunga sedap malam kering di dalam bahan baku pengolahan sup itu sendiri. Tidak hanya itu saja, jika melihat dari teknik memasaknya,Timlo sendiri juga tidak lepas dari metode memasak ala Tionghoa yakni untuk red stewing, perebusan dan braising. Ketiga metode tersebut memang bisa diterapkan di dalam mengolah menu produk timlo hanya saja di dalam red stewing tidak ditampilkan warna khas merahnya mengingat kuat timlo ialah bening dan tidak ada permainan warna di dalam produk tersebut merupakan perpaduan dari sup dan soto
DOI :
https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v6i2.2157













