PEMBINGKAIAN BERITA TERKAIT TAGAR INDONESIA GELAP DI MEDIA SOSIAL (Analisis Framing pada Media Online Tempo.co dan CNN Indonesia Periode Februari 2025)
Abstract
Media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik pada peristiwa politik, terutama melalui cara mereka membingkai informasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana media online Tempo.co dan CNN Indonesia membingkai pemberitaan terkait peristiwa #IndonesiaGelap pada Februari 2025. Studi ini penting karena framing media dapat memengaruhi opini publik dan arah wacana politik nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman, yang meliputi pendefinisian masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Data diperoleh dari dokumentasi 15 berita, terdiri dari 9 berita Tempo.co dan 6 berita CNN Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tempo.co lebih menyoroti aksi demonstran dan kritik terhadap pemerintah, sedangkan CNN Indonesia membingkai peristiwa sebagai tindakan anarkis dan menekankan narasi stabilitas dari sudut pandang aparat. Perbedaan ini menunjukkan posisi ideologis masing-masing media dalam menyampaikan isu sosial-politik.
Kata Kunci: Framing, Media Online, #IndonesiaGelap
References
Bungin, M. B. (2008). Kontruksi Sosial Media Massa M. Burhan Bungin. Jakarta Kencana.
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460 2466.1993.tb01304
Eriyanto. (2002). Analisis Framing, Konstruksi, Ideologi, dan Politik. Yogyakarta: LKis.
Nabilah, F. S., Wiguna, J., Putri, N. I., & Febrianita, R. MENGGUGAT UU PENYIARAN DI INDONESIA (ANALISA FRAMING PEMBERITAAN GUGATAN RCTI DAN iNEWS TV TENTANG UU 32 Tahun 2002 pada SINDONEWS & DETIK. COM PERIODE 27 AGUSTUS –20 SEPTEMBER 2020). Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 9(2), 73-87.
Nielsen. Redaksi. (2020). Konsumen Digital Menunjukkan Pertumbuhan Tren Positif. (https://www.nielsen.com/id/id/press-releases/2020/konsumen digital-menunjukkan-pertumbuhan-tren-positif/).
Nurkinan, N. (2017). Dampak Media Online Terhadap Perkembangan Media Konvensional. Jurnal Politikom Indonesiana, 2(2), 1–28.
Pamuji, E. (2019). Media Cetak VS Media Online (Perspektof Manajemen dan Bisnis Media Massa). Unitomo Press.
Poloma, M. M. (2004). Sosiologi Kontenporer. PT Raja Grfindo Persada.
Santana, S. K. (2005). Jurnalisme kontemporer. Yayasan Obor Indonesia.
Sitohan, G. (2021). Humanitarian news frame in Harian Republika and Kompas on Wamena ferugees (framing analysis on Republika news and Kompas edition 24-30 September 2019 on the tragedy of the riots in Wamena). Kompas.
Sobur, A. (2001). Analisis teks media: suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik dan analisis framing. Remaja Rosadakarya.
Sobur, A. (2006). Semiotika Komunikasi, Analisis Teks Media Suatu Pengantar Untuk Analisa Wacana, dan Analisis Framing. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Wibawa, R., & Candrasari, Y. (2022). Pembingkaian Berita Demonstrasi Undang Undang Omnibus Law Pada Media Daring Tempo.Co Dan Republika.Co.Id Periode Oktober 2020. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(1), 235–247.
DOI :
https://doi.org/10.53565/nivedana.v6i4.1922
















