THAI STUDENTS' PERCEPTIONS OF THE MULTICULTURAL ACADEMIC ENVIRONMENT IN THE ENGLISH LANGUAGE TEACHING STUDY PROGRAM
Abstract
Meskipun penelitian tentang adaptasi mahasiswa internasional telah banyak dilakukan, kajian yang menyoroti persepsi dan pengalaman adaptasi mahasiswa Thailand di lingkungan pendidikan tinggi Islam multikultural masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi mahasiswa Thailand terhadap layanan akademik serta proses adaptasi sosial dan akademik mereka di Program Studi Tadris Bahasa Inggris, UIN KHAS Jember. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan diskusi kelompok terarah yang melibatkan mahasiswa Thailand. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam proses adaptasi tersebut. Berlandaskan Teori Multikulturalisme (Parekh, 2000; Kymlicka, 1995), Teori Adaptasi Antarbudaya (Kim, 2001), Teori Identitas Sosial (Tajfel & Turner, 1979), dan Teori Pembelajaran Sosial (Bandura, 1977), hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Thailand memandang lingkungan akademik di UIN KHAS Jember sebagai ruang belajar yang inklusif dan suportif terhadap keberagaman budaya. Empati dosen, dukungan institusional, serta interaksi positif dengan mahasiswa lokal memperkuat keterlibatan akademik dan kompetensi antarbudaya mereka. Namun demikian, kendala bahasa, perbedaan pedagogis, dan kompleksitas administratif masih menjadi tantangan dalam proses adaptasi. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan institusional yang responsif, mencakup pelatihan bahasa, penguatan kompetensi antarbudaya, serta sistem pendampingan berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan adaptasi mahasiswa internasional di lingkungan pendidikan tinggi Islam.
DOI :
https://doi.org/10.53565/bahusacca.v6i2.2294







